English click here Please click here for the English version
Pelatihan Penanggulangan Tuberkulosis Bagi Tim DOTS RS Anggota PELKESI PDF Cetak Email

Kupang, 31 Agustus s/d 4 September 2009 dan Tomohon, 7-11 September 2009

Program TB DOTS yang didanai oleh Global Fund ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama PELKESI dan DEPKES pada ronde 5 fase 1 periode 2008. Pelatihan diadakan di dua tempat yaitu Kupang dan Tomohon.

Pelatihan pertama di Hotel Cendana, Kupang pada tanggal 31 Agustus hingga 4 September 2009. Kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk menyiapkan tenaga-tenaga pelaksana (sumber daya manusia) yang memiliki keterampilan, pengetahuan dan sikap kompeten dan professional  yang diperlukan dalam pelaksanaan program TB sehingga mampu menunjang tercapainya tujuan penanggulangan TB Nasional dengan strategi DOTS. Pelatihan ini ditujukan untuk tenaga pelaksana yang nantinya akan menjadi Tim (HDL) DOTS di Rumah Sakit masing-masing. Tim tersebut terdiri dari dokter, perawat/rekam medik, petugas laboratorium dan petugas lapangan. 

Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang peserta, yang terdiri dari 4 orang perwakilan dari RSK Lende Moripa Sumba (dr. Viditya Lindawati, Welhelmina Y. Galla, Hari Cahyadi, Yohanis Jaga Ngara), 4 orang perwakilan dari RSIA Ume Manekan SoE (dr. Dodik P. Prasetyo, Lis Suryati Sae, Marten Nenosaet, Jhon Kaesmetan), dan 2 orang perwakilan dari Sekretariat PELKESI Jakarta (Irawaty Manullang dan Dinar Puspitarani). Hadir sebagai fasilitator dalam kegiatan ini adalah dr. Paulus M. Wignyohadi, MSc dan Goldifridus Kanisius, SKM, beliau berdua merupakan supervisor program  TB Dinkes Propinsi NTT.

Sedangkan pelatihan kedua di Tomohon yang di ikuti oleh 14 peserta yang berasal dari RB Syalom GMIM Tompasobaru Kab. Minahasa Selatan, RS Banua Mamase Kab. Toraja Mamasa, RB/BKIA Bethesda Tobelo Halmahera, staf  Pelkesi Pusat, dan Pengurus Wilayah IV. Pelatihan berjalan dengan baik, penyajian materi oleh fasilitator dari Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Utara sesuai jadwal yang ditetapkan.

Hasil dari pelatihan ini antara lain pihak RS sudah memahami tujuan dan sasaran pemberantasan penyakit TB, dan akan menyiapkan tenaga dokter, perawat, laboratorium dan petugas lapangan yang akan terlibat penuh dalam pengelolaan unit DOTS di rumah sakit.