English click here Please click here for the English version
Pelaksanaan Konsultasi Regional Diakonia Kesehatan PELKESI Wilayah II PDF Print E-mail
Monday, 16 November 2009 10:28

Diakonia merupakan salah satu dari tri tugas panggilan gereja yaitu melayani. Gereja-gereja dalam melaksanakan tri tugas (bersaksi, mendidik dan menyembuhkan) sesuai panggilanNya mempunyai keanekaragaman serta pengalaman yang unik dalam melaksanakan serta menjalankan tugas pelayanan tersebut, walaupun situasi yang sangat terbatas terutama sumber daya, lingkungan, serta letak geografis daerah yang dapat menghambat sebuah pengembalaan, dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat (jemaat) merupakan sebuah tantangan besar, akan tetapi kita yakin dan percaya bahwa Tuhan selalu menyertai setiap pelayanan untuk kemajuan dan kemakmuran umatNya.

Sebagai tindak lanjut dari Konsultasi Nasional Gereja dan Diakonia di Cipayung tahun 2008 lalu, yang membicarakan tiga aspek penting dalam menstrategiskan diakonia bagi gereja-gereja yaitu; kesehatan, pendidikan dan pelayanan sosial. Maka Pelkesi wilayah II merasa perlu dalam menindak lanjuti kerjasama dengan gereja untuk membuat rumusan baru serta pola dan model diakonia yang lebih relevan dengan situasi saat ini dalam pemetaan sosial, politik, kesehatan, pendidikan untuk menjawab persoalan ketidaksejahteraan di masyarakat (jemaat). Sebagai bentuk tindak lanjut Konas tersebut Pelkesi Wilayah II melaksanakan kegiatan Konsultasi pada Tingkat Regional Diakonia Kesehatan. Yang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 18 – 20 Juni 2009, bertempat di Wisma Sirnagalih Cipayung, Bogor.

Peserta yang menghadiri pertemuan ini sebanyak 34 orang yang terdiri dari utusan gereja-gereja dibeberapa wilayah adminstratif Pelkesi Wilayah II, antara lain yaitu : GPKB-Menteng, GKJ Eben Haezer-Pasar Minggu, Bala Keselamatan-Jakarta dan Bekasi, GKP-Kp. Sawah, HKBP-Kernolong, GKI-Cinere, BPH-GBI, GPIB Immanuel-Depok, HKBP-Limo, GKJ-Tanjung Priuk, GKI-Gunung Sahari, GGBI/GBI, RS. Immanuel Way Halim, RS. Mardi Waluyo, GKSBS-Metro lampung, HKBP Distrik Jawa Barat, Jawa Tengah serta DIY, BRS GKP dan GKP Kalaksanan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Badan Pengurus Pelkesi yaitu Dr. Boy Wayong M.Kes selaku Ketua II, sekaligus menyampaikan materi/sosialisasi deklarasi dan pesan konsultasi diakonia Gereja dan Diakonia “Mewujudkan Kesejahteraan yang Utuh di Indonesia”.

Tujuan dari kegiatan ini antara lain: (1). Menyamakan persepsi dan merumuskan pemahaman bersama serta pengembangan konsep diakonia kesehatan yang relevan dan aktual oleh gereja yang sejalan dengan hasil Konsultasi Nasional Gereja dan Diakonia yaitu “Deklarasi dan Pesan Mewujudkan Kesejahteraan Yang Utuh di Indonesia”, (2). Memfasilitasi pengembangan jaringan dan kemitraan dalam penangaan isu diakonal khususnya di bidang kesehatan; (3). Memetakan potensi dan permasalahan diakonia gereja khususnya bidang kesehatan dan pengorganisasian masyarakat (jemaat).

Materi-materi yang disampaikan pada kegiatan itu adalah sosialiasasi deklarasi KONAS Cipayung, kebijakan pemerintah di sektor kesehatan 10 tahun kedepan, model pelayanan diakonia kesehatan berbasis jemaat, pelayanan kesehatan terkini dan masalahnya, pelayanan diakonia kesehatan gereja, serta peranan UPK Kristen dalam melaksanakan pelayanaan bagi masyarakat/jemaat.

Pelaksanaan berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal acara yang telah dipersiapkan, dan para undangan pun 70% dapat menghadiri dan mengikuti acara hingga selesai. Partisipasi peserta serta peran aktif mereka untuk mengikuti diskusi mendapat respon sangat baik dari beberapa narasumber walaupun ada dari beberapa peserta yang belum begitu mengenal Pelkesi dan belum mendengar tentang hasil keputusan Konsultasi Nasional Diakonia dan Gereja. Meski demikian para peserta sangat berterima kasih dengan diadakannya kegiatan ini, mereka berharap agar kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan disosialisasikan agar pelayanan diakonia terutama diakonia kesehatan merata disetiap daerah.
Peserta juga diberi kesempatan untuk mendiskusikan bagaimana dan sejauh mana peran gereja dalam menjalankan fungsi diakonia kesehatan bagi jemaat dan bagaimana pula upaya-upaya gereja dalam melaksanakan diakonia di bidang kesehatan.

Hasil dan manfaat yang dterima peserta adalah : (1). Pesera mengetahui apa dan bagaimana diakonia kesehatan gereja; (2). Ada upaya, komitmen dan rencana program/agenda kerja diakonia kesehatan yang telah disepakati dan akan dibawa/diusulkan peserta ke gereja asal peserta; (3). Adanya potret dan kondisi diakonia kesehatan gereja saat ini; (4). Kader kesehatan jemaat masuk dalam rencana program diakonia kesehatan gereja.

Rekomendasi dari kegiatan ini yaitu :
1.    Gereja dapat bersinergi dengan Pelkesi dalam pelatihan-pelatihan kader Kesehatan dan
membantu dalam pembekalan bagi tim atau petugas khusus yang dibentuk oleh gereja.
2.    Pelkesi menjadi mediator ketika Gereja menemukan kendala dalam perijinan (Pelkesi lebih
dikenal/diketahui oleh Dinas Kesehatan setempat).

 

 
logo pelkesi-actalliance

Mitra Luar Negeri

Mitra Luar Negeri Bread for the World The Global Fund JOCS

Mitra Dalam Negeri

Mitra Dalam Negeri Puspromkes Kemenkes RI BKKBN JKLPK Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia