English click here Please click here for the English version

Informasi UPK

    

 

     

Info Pendidikan

Akper RS PGI Cikini Untuk Informasi lengkap, silahkan klik di sini
Siaga Bencana

Pelkesi terlibat dalam penanganan bencana khususnya pelayanan medis pada masa tanggap darurat. Divisi Siaga dan Tanggap Bencana Pelkesi dibentuk pada tahun 2005 untuk secara fokus menangani bencana alam di Indonesia.



Pelkesi Merespon Bencana Meletusnya Merapi PDF Print E-mail
Wednesday, 10 November 2010 15:22

Menyikapi bencana letusan Merapi yang terjadi sejak 26 Oktober 2010 lalu, rumah sakit-rumah sakit anggota Pelkesi milik YAKKUM, ikut terlibat melakukan ambulan keliling di bawah koordinasi YEU maupun Dinas Kesehatan. Untuk mendorong kegiatan ini, Pelkesi berencana membantu melalui tambahan obat-obatan.

 

Bagi yang tergerak untuk membantu penangananan bencana meletusnya Merapi ini, donasi anda bisa dikirimkan melalui rekening Pelkesi di: BRI cab. Cut Mutia, Jakarta, acc no: 0230-01-000472-30-5, a/n: Persekutuan Pelayanan Kris Kesehatan Ind.

 
Penanganan Bencana Tsunami Mentawai PDF Print E-mail
Wednesday, 10 November 2010 10:33

H+10 Tanggap Darurat Bencana Tsunami Mentawai, tim medis Pelkesi telah menangani sekitar 272 pasien di daerah-daerah yang terkena tsunami maupun di tempat pengungsian seperti Muntei Sabeu, Eru Paraboat, dan Nemnemleleu.

 

                 

 
Perkembangan Terkini Tanggap Darurat Mentawai PDF Print E-mail
Thursday, 04 November 2010 12:30

H+5 setelah tiba di Mentawai dan melakukan tanggap darurat medis di beberapa tempat seperti Munte Sabeu dan Ereuk Paraboat, Pelkesi memutuskan untuk melanjutkan tanggap darurat medis hingga 1 minggu ke depan. Hal ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan Gereja setempat (GKPM). Semoga perpanjangan ini dapat memenuhi kebutuhan medis para penyintas di Mentawai. Sementara itu, kami menerima informasi dari tim bahwa dr. Dewi Darmawati dari RS Griya Waluyo Ponorogo telah tiba di Mentawai semalam (3/11/10), dan telah berkoordinasi dengan tim medis Pelkesi.

 

Informasi lain yang kami terima dari tim, medan yang ditempuh selama melakukan pelayanan medis sangat berat (tim harus berjalan kaki kurang lebih 4 jam, berenang, dan melewati badai serta hujan yang turun hampir setiap hari). Bahkan didapatkan info bahwa di Munte Sabeu tidak terdapat sumber air bersih yang memadai, sehingga tim harus menadah air hujan untuk keperluan minum.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>

Page 4 of 7
logo pelkesi-actalliance

Mitra Luar Negeri

Mitra Luar Negeri Bread for the World The Global Fund JOCS

Mitra Dalam Negeri

Mitra Dalam Negeri Puspromkes Kemenkes RI BKKBN JKLPK Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia