English click here Please click here for the English version

Informasi UPK

    

 

     

Info Pendidikan

Akper RS PGI Cikini Untuk Informasi lengkap, silahkan klik di sini
Tentang Kami
Kepengurusan PDF Print E-mail

 

Susunan Pengurus PELKESI

 

 
Periode 2013 - 2018

 

 

 

 

Badan Pengawas 

  

Ketua    
: Sigit Wijayanta, M.Si, PhD
Anggota                 
: Pdt. Petrus Jarob, S.Th
    dr. Jongguk Naiborhu, M.Kes
    dr. Christoffel Tobing, SpOG(K)
    dr. Boy E.R. Wajong, M.Kes

 
 

 

Badan Pengurus

  

Ketua    
: dr. Daniel Budi Wibowo, M.Kes
Wakil Ketua    
: dr. Edhy Sihrahmat, MARS
Sekretaris Umum    
: Ida Junita Sibarani, S.Kp, MARS
Bendahara Umum
: Goldwin Sinaga, SE, MM
Anggota
: dr. Jansen Peranginangin, MM

  dr. Tedjo W. Putranto, MM

  dr. Regowo, M.Kes

  dr. Nova M. Wulur, Sp.OG(K)

 

 
  

Wilayah I 

 

Ketua                         : dr. Jansen Peranginangin, M.Kes
Wakil Ketua : Harry Siagian, SE
Sekretaris : dr. John Ryder Purba
Wakil Sekretaris : Linda Damanik
Bendahara : dr. Birma Saragih
Pokja PKP : dr. Birma Saragih
Pokja RS : dr. Tihar Hasibuan, MARS
Pojka Bencana : dr. John Ryder Purba
Pojka Klinik : Devis Karmoy
Advokasi : Dwi Supriono, SKM

 

 
 

Wilayah II 

 

Ketua            : dr. Tedjo W. Putranto, MM
Wakil Ketua            : dr. Paran Bagyo, Sp.B
Sekretaris : Magdalena Hutauruk, SKM
Bendahara : Sri Hunun W, M.Kep, Sp.Kep.J
Pokja RS : dr. Jadin Purba Tanjung
Pokja Pendidikan : dr. Marwito
Pokja PKP : dr. Rosiana Simanjuntak
Pokja Pastoral : Pdt. Krisna L. Suryadi, S.Th

 

 

 

Wilayah III

  

Ketua                      
: dr. Regowo, M.Kes
Wakil Ketua
: dr. Yoseph Chandra, M.Kes
Sekretaris I
: Ratnasari Indraningrum
Sekretaris II
: Kristiana Susilowati, SKM, MM
Bendahara I
: dr. Dewi Darmawati, MA
Bendahara II
: dr. Erwita Dinarsari, MARS

 

Pokja Rumah Sakit:

1. dr. Sunarima, M.Kes

2. dr. Lilik Setyawan, MPH

3. dr. T. Soebroto, M.Kes

4. dr. Kristiwi Hanggriani, MARS

5. dr. Arhwinda Pusparahaju A, Sp.KFR, MARS

      

Pokja Pastoral:

1. Kartika Purwandari, S.Th

2. Edy Kurnia, S.Si, MA

    

Pokja Extramural:

1. Edy Purwanto, S.Sos, M.Si

2. drg. Ida Irmawati, MARS

3. Bayu Selaadji, S.Psi

4. Drs. Catur Haryana

                           

  

 

Wilayah IV

  

Penasehat                
: dr. Bert Adrian Supit
    dr. A.A.A. Lengkong, MPH

  dr. Franckie R.R. Maramis, M.Kes, PKK, Sp.KT

  

Ketua
: dr. Nova M. Wulur, Sp.OG(K) (Plt)
Sekretaris            
: Tato L. Bonde, S.IP
Bendahara
: Herman Posumah
Anggota
: dr. H.J. Huliselan
Sub-Wilayah A
: Robi Adikari Sekeon, SKM, M.Kes, MM
Sub-Wilayah B
: dr. Lies Rajawane
Pokja RS
: dr. Harry Ulaen, M.Kes
Pokja PKP
: dr. Yain Panggalo
Poja PKPK
: Pdt. M.L. Reppi, S.Th
  Pdt. Aprila Regal, M.Th
  Pdt. Rolly Raintama
  Pdt. Frankie Mampuk, S.Th

 

 
Organisasi PDF Print E-mail

Visi Pelkesi adalah terwujudnya pelayanan kesehatan di Indonesia yang mendatangkan damai sejahtera Allah bagi semua orang.

 

Misi Pelkesi adalah melaksanakan pelayanan kesehatan yang utuh dan menyeluruh (holistik).

 

Prinsip - prinsip Pelayanan
1. Pelkesi merupakan Persekutuan dari anggota-anggota yang mandiri. Prinsip ini menjadi kekuatan organisasi. Pelkesi mendorong kerjasama para  anggota untuk topang - menopang mengembangkan usaha peningkatakan derajad kesehatan bagi Semua.
2. Pelkesi berperan sebagai katalisator dan innovator pada pelayanan kesehatan, bukan sebagai supra- struktur dari para anggota.
3. Pelkesi merupakan wadah profesi untuk mengembangkan dan mengaktualisasikan kapasitas para anggota
4. Pelkesi merupakan organisasi Persekutuan. Pelkesi memfasilitasi Persekutuan oikumenis dari berbagai denominasi anggota dan mengembangkan prinsip Alkitab: Tumbuh Bersama Untuk Semua.

 

Organisasi
Organisasi ini berstatus sebagai forum konsultasi, komunikasi, dan koordinasi para anggota dalam bidang pelayanan kesehatan secara mandiri. Organisasi ini berbentuk asosiasi fungsional para anggota di seluruh Indonesia. Musyawarah Nasional (Munas) merupakan lembaga pengambilan keputusan tertinggi yang menyusun kebijakan dan arah organisasi. Melalui Munas program dilaporkan dan dievaluasi, garis - garis besar program disusun dan Badan Pengurus ditetapkan. Pekerjaan sehari-hari Pelkesi dipimpin oleh Direktur Eksekutif.

Perlengkapan Organisasi
Perlengkapan Organisasi terdiri atas:
a. Musyawarah Nasional, disingkat MUNAS
b. Rapat Kerja Nasional disingkat Rakernas
c. Badan Pertimbangan
d. Badan Pengurus, disingkat BP
e. Tim / Badan Verifikasi
f.  Direktur Eksekutif
g. Musyawarah Wilayah, disingkat MUSWIL
h. Rapat Kerja Wilayah disingkat Rakerwil
i.  Pengurus Wilayah

 

Musyawarah Nasional (MUNAS)
a. MUNAS merupakan forum pemegang kebijakan tertinggi organisasi.
b. MUNAS diadakan satu kali dalam lima tahun.
c. MUNAS berlangsung atas undangan Badan Pengurus.
d. MUNAS Luar Biasa dilangsungkan dengan tujuan yang ditetapkan Badan Pengurus berdasarkan permintaan dan persetujuan dari sekurang-kurangnya setengah jumlah anggota biasa.

 

Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
a. Rakernas merupakan forum refleksi dan evaluasi implementasi kebijakan dan program organisasi di antara dua MUNAS.
b. Rakernas berlangsung atas undangan Badan Pengurus.

 

Badan Pertimbangan
a. Badan Pertimbangan merupakan badan yang memberikan usul, saran dan pertimbangan kebijakan pengembangan pelayanan dan usaha organisasi.
b. Badan Pertimbangan dipilih oleh Musyawarah Nasional untuk masa bakti lima tahun.
c. Badan Pertimbangan memberikan pokok – pokok pikiran, pertimbangan dan refleksi dalam munas, rakernas dan pleno

 

Badan Pengurus (BP)
a. Badan Pengurus merupakan badan yang memimpin organisasi.
b. Badan Pengurus dipilih oleh Musyawarah Nasional untuk masa bakti lima tahun.

 

Badan Verifikasi
a. Badan verifikasi dipilih oleh Musyawarah Nasional
b. Badan verifikasi bertugas melaksanakan verifikasi laporan keuangan pengurus dan tugas pengawasan lain yang diatur dalam ART

 

Direktur Eksekutif
a. Direktur Eksekutif merupakan penanggung jawab pelaksana harian organisasi.
b. Direktur Eksekutif dipilih dan diangkat oleh Badan Pengurus untuk masa waktu tertentu.
c. Tugas, hak, wewenang dan tanggungjawab Direktur Eksekutif ditetapkan Badan Pengurus
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya, Direktur Eksekutif dibantu oleh para Manajer atau staf yang struktur, sistem, dan THWTnya diatur lebih lanjut oleh Badan Pengurus.

 

Musyawarah Wilayah
a. Musyawarah Wilayah merupakan forum pengambilan keputus-an organisasi pada tingkat wilayah.
b. Musyawarah Wilayah diadakan menjelang penyelenggaraan Ra-kernas dan Munas.
c. Musyawarah Wilayah berlangsung atas undangan Pengurus Wilayah.
d. Musyawarah Luar Biasa dengan tujuan yang ditetapkan Pengurus Wilayah berdasarkan permintaan dan persetujuan dari sekurang-kurangnya setengah jumlah anggota.

 

Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
a. Rakernas merupakan forum refleksi dan evaluasi implemen-tasi kebijakan dan program organisasi di antara dua MUNAS.
b. Rakernas berlangsung atas undangan Badan Pengurus.

 

Pengurus Wilayah:
a. Pengurus Wilayah merupakan badan yang memimpin organisasi di wilayah
b. Pengurus Wilayah dipilih dalam Musyawarah Wilayah dan dikukuhkan dalam Musyawarah Nasional
c. Ketua Pengurus wilayah adalah ex officio Badan Pengurus dan hadir dalam rapat pleno Badan Pengurus
d. Pengurus wilayah bertanggungjawab kepada Musyawarah Nasional melalui Musyawarah Wilayah

Lambang dan Bendera Organisasi
Lambang Pelkesi terdiri dari unsur-unsur gambar dalam satu kesatuan logo, yaitu: perahu, salib, segi-empat bulat dan bergelombang, burung merpati dan tulisan Pelkesi.

 

Pengertian Lambang Pelkesi adalah:
a. Gambar "perahu" melambangkan persekutuan pelayanan gerejawi dan gerakan oikumenis.
b. Gambar "salib" melambangkan Yesus Kristus, Juru selamat dunia yang memimpin pelayanan Pelkesi.
c. Gambar "lingkaran dan gelombang" melambangkan keutuhan (holistik) serta dunia yang menjadi sasaran pelayanan tanpa mengenal perbedaan agama, kepercayaan, ras, suku dan status sosial.
d. Gambar "burung-merpati" melambangkan Roh Kudus yang menyertai, membaharui, menghibur, membimbing dan mempersatukan.
e. Tulisan "PELKESI" merupakan singkatan Persekutuan Pelayanan Kristen Untuk Kesehatan di Indonesia.

Bendera Pelkesi merupakan lambang dan kehadiran pelayanan Pelkesi secara sah di negara Indonesia. Bendera Pelkesi berwarna dasar putih dengan lambang organisasi di tengahnya dan berukuran panjang dibanding lebar 3 : 2

 

Garis-Garis Besar Program
1. Pelayanan Kesehatan, penyembuhan dan keutuhan
2. Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Lingkungan
3. Kesehatan Reproduksi, HIV/AIDS, Penyakit Menular Seksual
4. Mutu dan kesinambungan pelayanan rumah sakit dan Klinik
5. Pengembangan Organisasi

 

 
Sejarah PDF Print E-mail

Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia atau Pelkesi didirikan pada tanggal 17 September 1983 di Balige, Sumatera Utara, pada Pertemuan ke-3 Pimpinan Lembaga Pelayanan Kesehatan Kristen. Adapun pertemuan pertama dilaksanakan di Tomohon, Sulawesi Utara, pada tahun 1978 dilanjutkan oleh pertemuan ke-2 di Jakarta tahun 1980.

 

Pelkesi adalah satu wadah persekutuan dari Lembaga-Lembaga dan Insan Kristen dalam bidang pelayanan dan pendidikan kesehatan se Indonesia, dalam usahanya mewujudkan cita-cita dan tugas panggilan gerejawi. Pembentukan Pelkesi dimaksudkan untuk mengajak Gereja-gereja di Indonesia untuk mengembangkan pelayananan kesehatan secara holistik meliputi fisik, sosial, ekonomi dan spiritual. Disamping memfasilitasi pengembangan kerjasama diantara lembaga pelayanan Kristen di bidang kesehatan.


Bahwa sesungguhnya Kasih Allah didalam Kristus adalah tersedia bagi semua manusia. Pelayanan Kristen untuk kesehatan adalah merupakan upaya mengembalikan manusia ke dalam kedudukan dan fungsinya, sehingga mencapai martabatnya yang penuh menurut peta dan gambar Allah (Kejadian 1 : 26).

 

Usaha Pelayanan Kristen dalam bidang kesehatan, adalah pelayanan kesehatan yang holistik, yaitu pelayanan kesehatan yang bertitik-tolak pada pola berpikir yang memandang manusia secara utuh, didalam semua aspek jasmani, mental, spiritual dan sosial. Keadaan sehat adalah satu kesatuan keadaan yang sempurna jasmani, mental, spiritual dan kehidupan sosial yang produktif dan bukan sekedar terbebas dari penyakit. Usaha-usaha ini memerlukan pendekatan menyeluruh dan terpadu, meliputi usaha-usaha preventif, promotif, kuratif, edukatif dan rehabilitatif. Usaha-usaha ini haruslah mampu-didapatkan (affordable), mudah-dijangkau (accessible) dan selalu tersedia (available).

 

Bahwa Lembaga dan Insan Kristen dalam bidang pelayanan kesehatan terpanggil untuk menjadi alat dan saluran kasihNya didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta mengambil bagian dalam pembangunan demi terwujudnya keadilan dan kemakmuran yang merata dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berasaskan Pancasila.



Untuk mencapai tujuan seperti tersebut di atas, organisasi ini melakukan usaha dan kegiatan-kegiatan:
1.Berperan-serta di dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan pengembangan sistem kesehatan nasional  di Indonesia.
2.Membina jaringan kerja dengan pemerintah dan badan/lembaga lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri.
3.Membantu para anggota di dalam mengembangkan usaha-usaha pelayanan kesehatan yang holistik, bermutu, dan memenuhi standar serta terjangkau.
4.Membantu para anggota yang mempunyai masalah yang sulit dipecahkan secara sendiri, melalui pengorganisasian kerja sama antar anggota dan rekan lembaga di luar organisasi, bila diperlukan
5.Menyelenggarakan studi konseptual dan memperdalam pemahaman teologis tentang pelayanan kesehatan yang holistik.
6.Menyelenggarakan latihan - latihan bagi karyawan dan pimpinan di Unit Pelayanan Kesehatan, agar mereka lebih meyakini tugas panggilannya, mampu bekerja secara profesional sesuai dengan tugasnya, peka terhadap masyarakat di sekitarnya dan di lingkungan hidup.
7.Menciptakan media komunikasi dan penerusan informasi yang relevan dengan bidang kerja para anggota.
8.Mengadakan usaha dan kegiatan lain yang dipandang perlu untuk mencapai maksud dan tujuan organisasi.

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 3 of 3
logo pelkesi-actalliance

Mitra Luar Negeri

Mitra Luar Negeri Bread for the World The Global Fund JOCS

Mitra Dalam Negeri

Mitra Dalam Negeri Puspromkes Kemenkes RI BKKBN JKLPK Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia