Penanganan Bencana Banjir Ambon oleh Tim Advance PELKESI Cetak

Merespon bencana banjir di Ambon, PELKESI mengirimkan sebuah Tim Advance yang terdiri dari 1 orang dokter dan 1 orang perawat ke Ambon untuk membantu para penyintas di sana. Tim advance ini tiba di Ambon pada hari Minggu, 5 Agustus 2012. 

 

Yang pertama dilakukan oleh tim adalah mengunjungi daerah-daerah yang terkena bencana banjir untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh para penyintas di sana, yaitu Desa Hative Kecil, Galala, Tanah Tinggi, dan Kampung Timor.

 

Pada hari pertama kedatangan tim, diketahui bahwa warga di desa Tanah Tinggi belum mendapatkan pelayanan kesehatan sejak hari terjadinya bencana. Tim memutuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Tanah Tinggi pada hari Senin, 6 Agustus 2012.

 

Di hari pertama pelayanan kesehatan, di pagi hari Tim melayani di desa Tanah Tinggi. Sebanyak 66 warga (termasuk anak-anak) berhasil dilayani oleh Tim.  Di malam harinya, Tim berangkat ke desa Hative Kecil untuk memberikan pelayanan kesehatan, dan sebanyak 62 orang (termasuk anak-anak) berhasil dilayani.

 

Hari ke-dua pelayanan kesehatan, Tim kembali melayani di desa Hative Kecil. Pelayanan kesehatan kembali dilakukan pada malam hari dikarenakan pada siang hari warga beraktivitas membersihkan tempat tinggalnya. Sebanyak 35 orang berhasil dilayani oleh tim.

 

 

Hari ke-tiga, tim mendatangi lokasi baru yaitu Kampung Timor, yang mana hingga hari itu masih belum terjangkau oleh tenaga kesehatan lain.  Sebanyak 58 warga berhasil dilayani oleh tim.

 

Hari ke-empat, tim kembali melayani di desa Tanah Tinggi. Selain menggunakan rumah ketua RT dan mobil ambulance, tim juga melakukan home visit ke salah satu rumah warga.  Tercatat sebanyak 57 orang berhasil dilayani oleh tim.

 

Hari ke-lima, tim kembali ke desa Hative Kecil karena masyarakatnya masih membutuhkan pertolongan kesehatan. Tercatat sebanyak 62 orang berhasil dilayani oleh tim.


Hari ke-enam dan yang juga merupakan hari terakhir tim advance bertugas, tim dibantu oleh Simpatisan Masyarakat Ambon, untuk memberikan pengobatan bagi warga di wilayah Batu Merah. Tim juga dibantu oleh adik-adik komunitas pencinta alam Ambon. Di hari terakhir ini, tercatat sebanyak 126 orang berhasil dilayani oleh tim. Tim juga kembali mengadakan home visit ke salah satu rumah warga.